Kilas Balik Kejurnas Adventure Offroad IMI 2022–2025, Siapa Yang Bakal Dominan di 2026?
![]() |
| Kilas Balik Kejurnas Adventure Offroad IMI 2022–2025 |
Jepara, OFFROADJEPARA.com - Rangkaian Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad IMI 2026 yang dipromotori PT Sarana Muda Nusantara telah menuntaskan dua seri pembuka di Semarang dan Palangkaraya. Kini, perhatian tertuju pada tiga seri tersisa, dengan Seri 3 di Jawa Timur sebagai tantangan terdekat pada Juli mendatang.
| Doc. IMI Award Tahun 2024. Source : imi.id |
Publik otomotif nasional mulai menerka siapa saja yang akan menempati diri sebagai jawara di kelas individual tahun 2026. Namun, sebelum menilik peta persaingan tahun ini, mari kita kilas balik deretan penguasa podium sejak 2022 hingga 2025:
| Tahun | G1 | G2 | G3 | G4 |
|---|---|---|---|---|
| 2022 | Daliawan Saputra | Dani Ristian | M. Alfath Muji Atmaja | I Kadek Oka Udayana |
| Agan Fauzi Junjunan | Hendrik Somantri | Aldhy Aldrial RS | Andy Saputra | |
| Doddy Eka Raharja | Asep Mulyadi | Naufal Raihan | Ridha Giwangkara | |
| 2023 | Muhammad Ihsan | Agan Fauzi Junjunan | Ilkhafan S. Kusuma | Ridha Giwangkara |
| Andhika Siswantoro | Daliawan Saputra | M. Alfath Muji Atmaja | Wahyu Lamban Jatmiko | |
| Happy New Year | Muhammad Ichsan | Naufal Raihan | Aldhy Aldrial RS | |
| 2024 | Trivan Ardana | Asep Mulyadi | Aziz Yurianto | Alex Afrizon |
| Adam Farras Hanif | Daliawan Saputra | Hafidh Rizali | I Kadek Oka Udayana | |
| Rizqi Arista | Agan Fauzi Junjunan | Naufal Raihan | Wahyu Lamban Jatmiko | |
| 2025 | Mochtar Hadi | Muhammad Ichsan | Doddy Eka Raharja | Hendrik Somantri |
| Asep Nugraha | Muhammad Ihsan | H. Excel Alfaro Putra | M. Alfath Muji Atmaja | |
| Arif Gumara K | Daliawan Saputra | M. Mario Saputra | H. Cecep Hendra |
Update Standing Poin 2026: Persaingan Memanas
Hingga dua putaran awal yang telah dilalui, persaingan di Kejurnas Adventure Offroad IMI 2026 menunjukkan dinamika yang sangat ketat. Belum ada satu pun pembalap yang mampu mengunci posisi juara umum, mengingat perolehan poin masih sangat cair.
Penentuan gelar juara diprediksi baru akan mengerucut pasca-Seri 4 yang dijadwalkan berlangsung di Jawa Barat pada September mendatang. Meskipun regulasi memungkinkan penguncian poin di seri ke-4, para offroader tetap diwajibkan tampil maksimal hingga seri final untuk memastikan gelar juara umum tetap di tangan.
Berikut adalah ringkasan standing poin sementara berdasarkan rekapitulasi hingga putaran kedua:
A. Kelas G1 (1000 cc)
Ahmad Safingi dari tim Baros Prima saat ini tampil dominan dengan mengumpulkan total 38 poin, hasil dari konsistensi di seri 1 (13 poin) dan lonjakan performa di seri 2 (25 poin). Di posisi kedua, Agus Susanto (JRT Tuban Magetan) mengoleksi 25 poin, meski sempat absen di seri 2. Persaingan di posisi ketiga memanas dengan perolehan poin kembar (20 poin) antara Happy New Year (Happy Trans Grup) dan Jonathan Everald (Halo Dayak).
B. Kelas G2 (Under)
Selanjutnya di kelas G2 Under, terdapat situasi yang cukup unik pada seri 1 di Semarang di mana jumlah peserta kurang dari 5 orang. Merujuk pada regulasi Adventure Offroad IMI pada Pasal 1 halaman 3 yang menyebutkan 'Kejuaraan Setiap Individual minimal 5 peserta setiap kelas', maka secara teknis jika peserta kurang dari 5, poin pada putaran tersebut tidak dihitung sebagai poin kejurnas. Meski regulasi ini dapat disesuaikan berdasarkan kebijakan Komisi Adventure Offroad, saat ini kami tetap menghitung poin menggunakan regulasi IMI yang berlaku sembari menunggu keputusan resmi lebih lanjut.
| Peta persaingan pada standing poin kejurnas adventure offroad kelas G2 |
Hingga saat ini, peraih poin tertinggi di kelas G2 diraih oleh Andri Nur Sumedi dari tim Janoko 4x4 dengan total 25 poin. Di urutan kedua, Agan Fauzi Junjunan dari tim Halo Dayak HRX Djangkar Racing menyusul dengan total 20 poin, sedangkan posisi ketiga diraih oleh Triyono dari tim Janoko 4x4 dengan total 16 poin.
| Jika kebijakan poin seri 1 diberlakukan pada poin kejurnas, maka hasilnya akan tampak seperti gambar di atas |
C. Kelas G3 (Upper)
Pertarungan paling sengit terjadi di kelas ini. H. Excel Alfaro Putra (HRT) dan dr. Lalu Muhammad Hafidz (Galena) harus berbagi tempat di puncak klasemen sementara, keduanya mengoleksi total 36 poin. Hafidh Rizali (Sentul 4x4) terus memberikan tekanan di posisi kedua dengan total 33 poin. Sementara itu, Agan Fauzi Junjunan yang sempat mendominasi di seri 1 harus menyesuaikan strategi karena pada seri 2 ia beralih berkompetisi di kelas G2.
| Unofficial Standing poin kelas G3 |
D. Kelas G4 (FFA)
Kelas bergengsi ini dipimpin oleh M. Alfath Muji Atmaja (HRT) yang tampil impresif dengan raihan total 38 poin. Ia dibayangi ketat oleh offroader asal Nusa Tenggara Barat, Pramudyo Susanto (DXR UCHI Parfum LC Towing) dengan 35 poin. Perebutan posisi ketiga pun tak kalah panas, melibatkan Hendrik Somantri (Halo Dayak) dan I Kadek Udayana (BJM UCHI Parfum) yang sama-sama mengantongi 24 poin.
| Unofficial Standing poin kelas G4 |
Perlu dicatat bahwa data ini merupakan referensi sementara berdasarkan rekapitulasi lapangan. Perubahan bisa saja terjadi merujuk pada regulasi teknis dan keputusan resmi dari penyelenggara selaku otoritas tertinggi.
Seluruh kontestan kini tengah melakukan persiapan intensif, terutama menghadapi medan di Jawa Timur pada bulan Juli mendatang yang dikenal memiliki karakter teknis yang menguji ketahanan mesin dan nyali pengemudi.

Post a Comment for "Kilas Balik Kejurnas Adventure Offroad IMI 2022–2025, Siapa Yang Bakal Dominan di 2026?"